Dokumentasi Menu

Dokumentasi

Cara Melakukan Penerimaan Siswa Secara Offline

Buat data siswa secara manual dari form penerimaan, termasuk identitas, penempatan akademik, dan data wali yang dibutuhkan untuk operasional sekolah.

Cari dokumentasi

Cari berdasarkan workflow, nama modul, atau kata kunci operasional.

Pencarian dokumentasi siap digunakan.

Diperbarui: 14 Maret 2026

Gunakan panduan ini ketika siswa didaftarkan langsung oleh staf sekolah dan bukan melalui alur penerimaan online publik.

Paling cocok untuk

Petugas penerimaan, front office, dan administrator yang menangani pendaftaran tatap muka atau input manual oleh staf.

Membutuhkan

Data identitas siswa, informasi wali, serta penempatan akademik yang benar.

Hasil akhir

Data siswa baru tercatat dan dapat dipakai oleh modul absensi, tagihan, dan modul operasional lainnya.

Sebelum mulai

  • Pastikan sesi akademik aktif sudah benar.
  • Ketahui kelas dan seksi tujuan siswa.
  • Siapkan informasi wali dan orang tua sebelum membuka form.
  • Tentukan apakah nomor penerimaan dan nomor induk diisi manual atau mengikuti proses internal sekolah.

Jalur navigasi

Student Information -> Student Admission

Langkah 1: Buka form Student Admission

Buka menu Student Information di sidebar lalu pilih Student Admission. Halaman ini dibagi menjadi empat blok operasional:

  • Admission
  • Student
  • Academic placement
  • Guardian & parents
Halaman Student Admission yang menampilkan form lengkap untuk detail admission, identitas siswa, penempatan akademik, dan informasi wali.
Halaman penerimaan offline menempatkan seluruh proses dalam satu form sehingga staf dapat membuat data siswa lengkap dalam satu alur.

Langkah 2: Isi detail admission

Blok pertama menangkap informasi intake:

  • Admission number
  • Roll number
  • Admission date

Saran penggunaan:

  • pakai aturan nomor penerimaan yang konsisten
  • isi tanggal penerimaan yang sebenarnya, bukan sekadar tanggal form dibuka
  • kosongkan field opsional hanya jika memang tidak dipakai dalam proses sekolah Anda

Jika kebijakan sekolah mensyaratkan persetujuan internal sebelum nomor ditetapkan, pastikan konvensinya sudah jelas sebelum membuat data siswa.

Langkah 3: Isi identitas siswa

Blok Student menampung data identitas dan kontak utama:

  • first name
  • middle name
  • last name
  • gender
  • date of birth
  • email
  • phone
  • current address
  • permanent address

Gunakan ejaan nama yang legal atau yang disetujui sekolah. Ini penting untuk sertifikat, absensi, ekspor laporan, dan komunikasi berikutnya.

Langkah 4: Atur penempatan akademik

Blok Academic placement menentukan posisi siswa dalam struktur sekolah.

Item wajib pada UI saat ini:

  • Session
  • Class
  • Section

Field opsional namun sering berguna:

  • Category
  • House

Perilaku penting:

  • pilihan section bergantung pada class yang dipilih
  • jika section yang benar tidak muncul, hentikan proses dan cek setup akademik terlebih dahulu

Langkah 5: Isi informasi wali dan orang tua

Blok Guardian & parents menangkap konteks kontak dan hubungan keluarga yang dipakai dalam operasional harian.

Field yang tersedia di UI saat ini meliputi:

  • tipe guardian
  • nama guardian
  • hubungan guardian
  • telepon guardian
  • nama ayah
  • telepon ayah
  • nama ibu
  • telepon ibu

Isi bagian ini dengan teliti karena dipakai untuk komunikasi lanjutan, referensi darurat, dan workflow yang berhubungan dengan orang tua.

Langkah 6: Simpan data siswa

Tinjau seluruh form, lalu klik Create student.

Sebelum submit, cek kembali:

  • semua field wajib sudah terisi
  • sesi, kelas, dan seksi sudah benar
  • kontak wali dapat dipakai
  • tanggal menggunakan nilai yang memang diinginkan

Jika proses harus dibatalkan, gunakan Cancel daripada meninggalkan asumsi yang belum jelas.

Langkah 7: Verifikasi siswa setelah tersimpan

Setelah data siswa berhasil dibuat:

  • kembali ke daftar siswa dengan View List
  • cari berdasarkan nomor penerimaan atau nama siswa
  • pastikan penempatan kelas-seksi benar
  • verifikasi data wali jika proses sekolah Anda memerlukan pengecekan kedua

Hasil yang diharapkan: siswa muncul di roster dan siap dipakai untuk workflow lanjutan seperti assignment tagihan, absensi, dan pelaporan akademik.

Kesalahan umum yang perlu dihindari

  • menyimpan data sebelum memeriksa kelas dan seksi
  • mengisi nomor wali sementara yang nanti tidak bisa dipakai
  • mencampur current address dan permanent address tanpa mengikuti standar sekolah
  • membiarkan detail admission kosong padahal kebijakan sekolah membutuhkannya sejak intake

Troubleshooting

MasalahPenyebab yang mungkinTindakan
Section tidak bisa dipilihClass belum dipilih atau belum memiliki section terkaitPilih class terlebih dahulu lalu verifikasi setup section di Academics
Form tidak bisa disubmitMasih ada field wajib yang kosongPeriksa kembali blok Admission, Student, dan Academic placement
Siswa masuk ke kelas yang salahPenempatan akademik dipilih tidak tepatTinjau data siswa segera dan perbaiki sebelum workflow lain berjalan
Data wali tidak lengkapInformasi intake belum dikumpulkan sebelum form dibukaHentikan proses dan lengkapi data wali sebelum menutup intake

Panduan terkait

Dokumen terkait