Dokumentasi Menu

Dokumentasi

Cara Menjalankan Backup Dan Restore

Buat backup, unduh atau hapus backup, antrekan job restore, dan kelola cron secret key dari workspace Backup & Restore.

Cari dokumentasi

Cari berdasarkan workflow, nama modul, atau kata kunci operasional.

Pencarian dokumentasi siap digunakan.

Diperbarui: 25 Maret 2026

Panduan ini menjelaskan cara menggunakan Backup & Restore di dalam Administration untuk melindungi database sekolah dan mengantre job restore secara terkontrol.

Terbaik untuk

Operator Super Admin dan staf teknis yang bertanggung jawab atas recovery database dan kebersihan backup.

Memerlukan

Akses ke Administration dengan permission backup dan restore, plus tempat aman untuk menyimpan file ekspor.

Hasil

Anda dapat membuat backup, meninjau inventory, dan mengantre restore dari backup yang sudah ada atau file SQL yang diunggah.

Sebelum mulai

  • Pastikan dulu aksi backup apa yang dibutuhkan sebelum membuka halaman.
  • Pahami apakah tujuan Anda membuat backup, mengunduhnya, melakukan restore, atau memutar cron secret key.
  • Simpan file backup di lokasi yang aman setelah diunduh.
  • Perlakukan operasi restore dengan hati-hati karena bisa menimpa data aktif.

Penting: job restore memengaruhi seluruh database. Selalu verifikasi environment target dan file yang dipilih sebelum mengantre restore atau mengunggah file SQL baru.

Jalur navigasi

Administration -> Backup & Restore

Langkah 1: Buka halaman Backup & Restore

Masuk ke Administration lalu buka Backup & Restore.

Workspace Backup & Restore yang menampilkan backup inventory, tombol create backup, restore options, area upload SQL, dan panel cron secret key.
Workspace ini menggabungkan inventory backup, kontrol restore, dan pengelolaan cron-secret dalam satu surface administratif.

Halaman ini mencakup:

  • Refresh
  • Create Backup
  • Backup Inventory
  • Restore Options
  • Queue Upload Restore
  • Cron Secret Key

Langkah 2: Tinjau backup inventory

Mulai dari tabel backup di area utama.

Setiap baris backup menampilkan:

  • filename
  • tanggal dibuat
  • ukuran
  • status
  • aksi per baris

Badge status membantu Anda membedakan backup yang siap dipakai dari backup yang gagal. Hanya backup dengan status created yang layak untuk diunduh atau di-restore.

Langkah 3: Buat backup baru

Klik Create Backup saat Anda membutuhkan ekspor database yang baru.

Tombol ini memulai job backup dan menambahkan file baru ke inventory ketika ekspor selesai. Gunakan Refresh untuk memastikan file baru sudah muncul di daftar.

Langkah 4: Unduh, restore, atau hapus backup yang ada

Gunakan aksi pada tiap baris backup untuk:

  • mengunduh file backup
  • mengantre restore dari backup tersebut
  • menghapus backup lama yang sudah tidak dipakai

Hanya backup dengan status created yang bisa dipakai untuk aksi ini. Backup yang gagal sebaiknya ditinjau, bukan di-restore.

Langkah 5: Gunakan restore options untuk recovery terkontrol

Panel Restore Options di sisi kanan memungkinkan Anda mengantre job restore dengan dua cara:

  • restore dari baris backup yang sudah ada
  • unggah file .sql, .gz, atau .sql.gz lalu antrekan restore dari file tersebut

Panel ini juga memiliki toggle dry-run untuk kedua jalur restore. Gunakan dry-run saat Anda ingin memvalidasi proses tanpa menjalankan perubahan destruktif secara langsung.

Setelah Anda memilih backup atau mengunggah file:

  1. periksa ulang nama file
  2. tentukan apakah opsi dry-run harus tetap aktif
  3. antrekan restore hanya jika Anda yakin dengan environment target

Langkah 6: Kelola cron secret key

Panel Cron Secret Key menampilkan nilai secret saat ini atau versi yang sudah dimasking.

Gunakan Regenerate Cron Key saat Anda perlu mengganti secret untuk automation backup terjadwal atau background job lain.

Regenerasi key hanya jika Anda paham dampaknya, karena semua integrasi yang bergantung pada key lama perlu diperbarui.

Verifikasi hasil

Gunakan checklist ini setelah bekerja dengan backup:

  • inventory masih menampilkan baris backup yang diharapkan
  • backup yang Anda perlukan bisa diunduh dan memiliki status yang benar
  • job restore hanya diantrekan untuk file yang memang dituju
  • pilihan dry-run sesuai dengan rencana recovery
  • cron secret key mengikuti setup automation terbaru

Hasil yang diharapkan: backup terlihat di inventory, job restore bisa diantrekan dengan aman, dan cron secret key dikelola dari workspace yang sama.

Troubleshooting

MasalahPenyebab yang mungkinYang harus dilakukan
Create Backup tidak tersediaPeran Anda tidak punya permission backup-createPeriksa lagi permission administration Anda
Download atau restore nonaktifBackup terpilih belum berstatus createdTunggu backup valid atau buat backup baru
Upload SQL ditolakEkstensi file tidak diterimaGunakan .sql, .gz, atau .sql.gz
Antrean restore tidak berjalanPemilihan file atau backup belum dikonfirmasiCek lagi backup target dan toggle dry-run
Cron secret terlihat tidak sesuaiKey belum diganti atau tampilan masked masih lamaRefresh halaman atau rotate secret lagi jika perlu

Panduan terkait

Dokumen terkait